Ditinjau dari aspek biologi, udang memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan biota perairan lainnya. Beberapa sifat udang yang unik tersebut telah dijelaskan dalam pembahasan terdahulu (sebagai mahluk nocturnal dan sebagai mahluk fototaksis negatif). Salah satu sifat yang khas lainnya dari udang adalah sifat kanibalisme. Dalam pembahasan ini, kanibalisme pada udang dapat diartikan sebagai sifat untuk memangsa/memakan udang lainnya pada saat tertentu. Pemahaman sifat kanibalisme pada udang erat kaitannya dengan program pemberian pakan dan tingkat keseragaman udang.
Minggu, 12 Juni 2011
Minggu, 05 Juni 2011
Berita Budidaya Bulan Ini - 10
Posted by
marindro
at
22:10
Titik Terang Produksi Udang
Sumber: Trobos
Fokus meningkatkan skala usaha petambak tradisonal menjadi semi-intensif, dan menjadikannya sebagai faktor penyumbang utama angka produksi udang nasional.
Meski sedikit, angka produksi udang nasional mengalami peningkatan. Data yang dikeluarkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyebut kinerja udang tanah air naik 2,6 % dari 338.060 ton pada 2009 menjadi 352.600 ton pada 2010. Kenaikan ini diklaim sebagai prestasi, pasalnya angka ini jauh lebih baik ketimbang kinerja 2009 yang produksinya negatif 30 % dari produksi 2008.
Jumat, 03 Juni 2011
Udang Memiliki Sifat Fototaksis Negatif
Posted by
marindro
at
01:05
Pada pembahasan sebelumnya telah dibahas tentang udang sebagai makhluk nocturnal (aktif dimalam hari). Pembahasan tersebut erat kaitannya dengan sifat fototaksis negatif yang dimiliki oleh udang. Fototaksis negatif secara ringkas dapat diartikan sebagai sifat dari suatu organism untuk menjauh dari suatu sumber cahaya. Untuk lebih meyakinkan bahwa udang memiliki sifat fototaksis negatif, perlakuan yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan rangsang cahaya (bisa memakai lampu senter) pada udang yang terlihat aktif di pinggir tambak. Mendapat perlakuan tersebut, udang akan pergi menjauh terhadap sumber cahaya tadi. Perlakuan ini akan terlihat jelas hasilnya jika dilakukan pada malam hari.
Sifat fototaksis negatif pada udang inilah yang menjadi dasar dalam penerapan teknis budidaya terutama pengelolaan kualitas air tambak. Pengelolaan plankton dalam perairan tambak erat kaitannya dengan upaya memberikan kenyamanan bagi udang dari pengaruh penetrasi sinar matahari secara langsung. Mengacu pada dasar pemikiran inilah, maka tingkat kestabilan plankton di dalam perairan tambak sangat penting artinya bagi perkembangan kondisi dan kualitas udang di dalamnya.
Kamis, 02 Juni 2011
Udang adalah Mahluk Nocturnal
Posted by
marindro
at
00:26
Pada pembahasan-pembahasan terdahulu pernah dijelaskan secara ringkas, bahwa udang memiliki sifat nocturnal. Secara sederhana mahluk nocturnal adalah mahluk yang aktif melakukan aktifitas kehidupannya di malam hari. Sebagai makhluk nocturnal, tentu saja udang lebih aktif dalam melakukan aktifitas hidupnya dimalam hari dibandingkan pada siang hari. Karakteristik biologis ini hendaknya dijadikan sebagai salah satu acuan bagi para pelaku budidaya dalam menentukan perlakuan teknis budidaya yang akan diterapkan, sehingga sesuai dengan kondisi dan tingkat kebutuhan udang.
Mengacu pada uraian tersebut di atas, maka beberapa aspek yang perlu mendapatkan perhatian pada proses kegiatan budidaya udang, antara lain sebagai berikut:
Langgan:
Entri (Atom)