Pada pembahasan awal telah diuraikan permasalahan terkait dengan permasalahan lingkungan perairan tambak. Pembahasan kali ini akan diuraikan permasalahan budidaya udang fase bulan pertama terkait dengan kondisi/kualitas udang kecil.
Mesin Pencari
Tampilkan postingan dengan label benur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label benur. Tampilkan semua postingan
Kamis, 05 Maret 2009
Senin, 02 Maret 2009
Pengelolaan Budidaya Udang Pada Fase Bulan Pertama 04 - Permasalahan Lingkungan Perairan Tambak
Posted by
marindro
at
17.42
Pada pembahasan sebelumnya telah diuraikan penjelasan terkait dengan pengelolaan budidaya udang pada fase bulan pertama. Secara umum tujuan dari pengelolaan tersebut adalah untuk menyediakan suatu media lingkungan perairan tambak yang sesuai dengan tingkat kebutuhan benur/udang kecil.
Kamis, 29 Januari 2009
Pengelolaan Budidaya Udang Pada Fase Bulan Pertama 03 – Pengelolaan Pakan
Posted by
marindro
at
16.40
Ditinjau dari segi finansial, pakan udang (terutama pada usaha tambak udang intensif) merupakan faktor yang sangat penting karena menjadi penyumbang terbesar dalam hal biaya produksi. Program pemberian pakan yang tidak disusun secara cermat dengan mengikuti tingkat kebutuhan udang dapat mengurangi tingkat keuntungan yang akan diperoleh dalam satu periode budidaya udang.
Kamis, 22 Januari 2009
Pengelolaan Budidaya Udang Pada Fase Bulan Pertama 02 – Kualitas Air Tambak
Posted by
marindro
at
15.15
Seperti telah dijelaskan pada pembahasan sebelumnya, bahwa tujuan pengelolaan budidaya udang pada fase bulan pertama pada dasarnya adalah: menyediakan lingkungan perairan tambak yang sesuai dengan tingkat kebutuhan benur/udang kecil.
Jumat, 16 Januari 2009
Pengelolaan Budidaya Udang Pada Fase Bulan Pertama 01 – Latar Belakang
Posted by
marindro
at
14.16
Budidaya udang sebagai suatu kegiatan pembesaran udang di dalam suatu petakan tambak, maka variable waktu relative berpengaruh terhadap perlakuan teknis yang akan diterapkan. Ukuran udang dapat dikatakan berbanding lurus dengan pertambahan waktu, artinya dalam kondisi normal dengan bertambahnya waktu pemeliharaan maka ukuran udang juga akan semakin bertambah.
Jumat, 09 Januari 2009
Proses Tebar Benur 03 – Proses Aklimatisasi
Posted by
marindro
at
16.15
Pengertian dasar dari proses aklimatisasi seperti telah disebutkan di atas adalah proses penyesuaian dua kondisi lingkungan yang berbeda (dari hatchery ke perairan tambak) sehingga perubahan kondisi tersebut tidak menimbulkan stress bagi benur. Kegiatan ini perlu dilakukan secara cermat dan penuh kesabaran agar tingkat stress benur terhadap perubahan lingkungan dapat ditekan seminimal mungkin sehingga secara kualitas dan kondisi benur dapat dipertahankan secara optimal.
Proses Tebar Benur 02 – Tahapan Kegiatan
Posted by
marindro
at
15.57
Pada pembahasan sebelumnya telah dijelaskan bahwa proses tebar benur pada dasarnya merupakan kegiatan yang paling akhir dari proses penyiapan lahan tebar benur setelah semua tahapan dianggap cukup optimal bagi proses pemindahan benur dari dua lingkungan yang berbeda.
Senin, 01 Desember 2008
Proses Tebar Benur 01 – Latar Belakang
Posted by
marindro
at
03.29
Kegiatan budidaya udang merupakan suatu proses pembesaran udang dalam suatu petakan tambak dari usia benur hingga mencapai ukuran (size) tertentu yang dianggap telah layak secara finansial maupun teknis untuk dilakukan pemanenan. Tebar benur sebagai suatu proses awal tentu saja juga memiliki peran yang sangat strategis dalam menentukan keberhasilan suatu usaha budidaya udang.
Minggu, 30 November 2008
Penyiapan Lahan Tebar Benur 03 – Tahapan dan Metode (lanjutan)
Posted by
marindro
at
13.00
Pada pembahasan sebelumnya telah diuraikan tentang tahap pengelolaan lahan pasca panen. Pada pembahasan berikut akan diuraikan tahapan selanjutnya pada kegiatan penyiapan lahan tebar benur seperti pembahasan di bawah ini.
Kamis, 27 November 2008
Penyiapan Lahan Tebar Benur 02 – Tahapan dan Metode
Posted by
marindro
at
16.26
Seperti telah diuraikan pada pembahasan sebelumnya, kegiatan penyiapan lahan tebar benur pada dasarnya dapat dikategorikan kedalam 2 (dua) macam kegiatan yaitu : (i) Pengelolaan lahan pasca panen, dan (ii) Penyiapan lahan tebar benur.
Langganan:
Postingan (Atom)