Mesin Pencari

Rabu, 23 April 2008

Konsep Pengembangan Usaha Budidaya Udang - 01 - Versi Update

Latar Belakang

Pada dasarnya kegiatan budidaya udang di tambak merupakan suatu kegiatan pembesaran sekaligus pemeliharaan udang dalam suatu wadah yang berupa petak-petak tambak, dengan cara menyediakan suatu kondisi lingkungan tertentu yang sesuai bagi udang yang dipelihara dalam jangka waktu hingga kondisi udang dianggap layak secara finansial untuk dimanfaatkan.

Kegiatan budidaya udang mempunyai beberapa karakteristik tersendiri jika dibandingkan dengan budidaya tanaman pangan, yaitu :

  1. Unvisible object”, yang berarti segala tingkah laku udang didalam tambak tidak dapat diamati secara langsung karena terhalang oleh perairan yang menjadi habitatnya.

  2. Sensitifitas udang. Bila dibandingkan dengan lingkungan alaminya maka di dalam petakan tambak yang merupakan habitat buatan, udang sangat peka terhadap perubahan yang terjadi pada lingkungan sekitarnya baik itu karena faktor alami (perubahan musim, cuaca, perairan), maupun karena faktor perlakuan teknis budidaya pada petakan tambak.

  3. Standar teknologi budidaya yang masih bersifat relatif. Belum adanya ilmu dan teknologi yang bersifat empirik yang dapat menjamin keberhasilan budidaya udang secara pasti. Teknologi yang digunakan lebih banyak melalui pendekatan keseimbangan ekosistem perairan yang menjadi habitat udang, sehingga udang tidak mengalami stress dan tidak bermasalah.

  4. Membutuhkan investasi serta lahan yang besar.

  5. Tingkat keuntungan sekaligus resikoyang tinggi. Harga udang yang relatif tinggi dapat memberikan keuntungan yang tinggi jika kegiatan budidaya yang dilakukan telah berhasil, sebaliknya faktor kemampuan teknis yang kurang memadai serta perubahan iklim serta kondusifitas sosial lingkungan sekitar membuat kegiatan budidaya udang sangat rentan terhadap kegagalan produksi.

  6. Perishable, udang merupakan suatu komoditas yang mudah membusuk, sehingga penanganan pada saat panen harus benar-benar memperhatikan faktor temperatur agar kualitasnya bisa tetap terjaga.
Konsep pengembangan budidaya udang dipengaruhi oleh 4 faktor utama, yaitu : (1) perairan, (2) lahan, (3) teknologi budidaya, dan (4) sumberdaya manusia yang masing-masing merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Mengingat budidaya udang merupakan suatu kegiatan yang profit oriented, maka pendekatan yang dilakukan terhadap ke empat faktor tersebut haruslah dikondisikan pada pendekatan yang mengarah pada safety and comfortable financial bagi para pelaku yang terlibat di dalam kegiatan budidaya tersebut.

Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini Subscribe in a reader

Artikel Terkait :

  1. Pengembangan Kawasan Budidaya Udang - (6) - Pendekatan Sosial Masyarakat
  2. Pengembangan Kawasan Budidaya Udang - (5) - Pendekatan Sarana Budidaya
  3. Pengembangan Kawasan Tambak Udang - (4) - Pendekatan Teknologi Budidaya
  4. Pengembangan Kawasan Tambak Udang - (3)- Pendekatan Mikro Wilayah
  5. Pengembangan Kawasan Tambak Udang - (2) - Pendekatan Makro Wilayah - Perairan
  6. Pengembangan Kawasan Tambak Udang (1) - Pendekatan Makro Wilayah - Lahan
  7. Penyusunan Program Pengembangan Usaha Budidaya Udang dengan Sistem Kemitraan - Kerangka Pikir
  8. Konsep Pola Kemitraan Pada Usaha Budidaya Udang - (2) - Dasar Pemikiran
  9. Pola Kemitraan Pada Usaha Budidaya Udang - Latar Belakang
  10. Konsep Pengembangan Tambak Udang - Bagian 02

1 komentar:

  1. Permisi, ikutan share idea yang se aliran:

    http://artsetiadi.wordpress.com/2011/03/16/kawasan-pertumbuhan-jalur-selatan/

    http://artsetiadi.wordpress.com/keselamatan-kincir-angin-wind-turbine-safety/

    trims n salam,
    Arts

    BalasHapus