Mesin Pencari

Promo Prooposal Serba 1 Juta

Jumat, 22 Februari 2008

Sayangilah Udang Anda

Udang adalah seperti bayi dan Anda adalah ibunya …….
Sayangilah udang Anda, maka mereka akan memberimu lebih …..

Sepenggal kalimat di atas merupakan salah satu sudut pandang dari sisi filosofis selain aspek teknis budidaya udang, Udang merupakan mahluk hidup yang memiliki keinginan dan kebutuhan untuk kelangsungan hidupnya. Di habitat alaminya, udang secara bebas menentukan dan memilih cara untuk mememnuhi kebutuhannya tersebut.


Pada usaha budidaya tambak, udang dibawa dalam suatu habitat buatan yang dibatasi oleh dinding tambak, sehingga kondisi ini dapat dikatakan sebagai “penjara” bagi udang. Di dalam habitat buatan tersebut terkadang udang tidak merasa nyaman yang disebabkan adanya faktor “X” di dalam tambak. Menghadapi situasi seperti ini, udang hanya memberikan isyarat melalui “bahasa tubuhnya” sebagai upaya untuk mengingatkan kepada “pengasuhnya” agar kondisi yang membuatnya tidak nyaman segera diperbaiki sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya. Seandainya udang bisa “berbicara”, maka menghadapi situasi seperti di atas udang akan secara langsung meminta tolong kepada pengasuhnya.

Seorang bayi, semenjak dilahirkan telah memiliki keinginan dan kebutuhan untuk kelangsungan hidupnya. Karena keterbatasan yang dimilikinya (belum bisa berjalan, belum bisa berbicara, dsb) maka sebagai upaya memenuhi kebutuhannya tersebut, maka bayi tersebut akan memberikan bahasa isyarat kepada yang merawatnya. Jika dia dirawat dengan penuh kasih sayang, maka sang bayi akan mengenali siapa yang merawatnya dan jika tumbuh besar dan dewasa nantinya akan membalas kasih sayang yang telah diberikan kepadanya.

Percaya atau tidak …………………..coba Anda buktikan !

Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini Subscribe in a reader

Artikel Terkait :

  1. Love Your Shrimp (English Version)
  2. Ekor “Gripis” Pada Udang
  3. Udang Berlumut
  4. Konsep Size dan Kualitas Udang Dalam Menentukan Harga
  5. Kita Mengikuti Udang Bukan Udang Menuruti Kita !
  6. Mengapa Udang Convoy ?
  7. Kriteria Kualitas Benur
  8. Mengenal Kondisi Udang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar