Mesin Pencari

Promo Prooposal Serba 1 Juta

Sabtu, 12 Maret 2011

Fenomena Udang Dalam Lumpur

Bagi para teknisi budidaya, udang dalam lumpur merupakan merupakan fenomena yang sering dijumpai dalam siklus budidaya udang. Fenomena tersebut lebih banyak dijumpai pada saat pasca panen udang (baik itu panen normal maupun panen bermasalah). Beberapa hari setelah panen, kondisi dasar tambak (sebelum dilakukan proses pembersihan) biasanya dijumpai lumpur hitam yang menggenang di beberapa lokasi dasar tambak.

Jika diperhatikan maka di dalam genangan lumpur hitam tersebut masih dijumpai beberapa udang dalam kondisi hidup. Pada umumnya fenomena tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar lokasi tambak dengan jalan mengumpulkan sisa-sisa udang yang ada di dalam genangan lumpur hitam untuk dijual sehingga bisa menambah pendapatan mereka.


Berdasarkan uraian fenemonea tersebut di atas, ada satu pertanyaan mendasar yang cukup penting yaitu: mengapa udang dapat bertahan hidup selama waktu tertentu meskipun di dalam lingkungan yang sangat ekstrim yaitu lumpur hitam. Pertanyaan tersebut muncul, karena harus kita akui bahwa fenomena udang bisa bertahan hidup di dalam lumpur merupakan kenyataan yang dapat dikatakan memutarbalikkan teknis budidaya terutama yang terkait dengan pengelolaan kualitas air tambak.

Sebagai upaya menjawab pertanyaan terkait fenomena tersebut di atas, maka pendekatan yang dapat digunakan yaitu: kondisi udang. Pada saat dalam kondisi bagus, maka udang ternyata mampu bertahan hidup (meskipun untuk waktu tertentu) dalam lingkungan perairan tambak yang ekstrim (ditinjau dari standard kualitas air tambak). Berdasarkan kenyataan dan pendekatan ini, maka dalam proses budidaya, kondisi udang di dalam tambak merupakan salah satu faktor yang sangat penting (selain faktor-faktor lainnya yang telah dijelaskan dalam beberapa pembahasan terdahulu).

Dalam kondisi bagus sebenarnya udang mampu bertahan terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Sebaliknya dalam kondisi yang tidak bagus, maka udang sangat rentan terhadap masalah meskipun kondisi lingkungan sekitarnya cukup bagus berdasarkan kriteria budidaya udang.

Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini Subscribe in a reader

Artikel Terkait :
  1. Ekor Gripis Pada Udang
  2. Udang Berlumut
  3. Konsep Size dan Kualitas Udang Dalam Menentukan Harga
  4. Kita Mengikuti Udang Bukan Udang Menuruti Kita !
  5. Sayangilah Udang Anda
  6. Mengapa Udang Convoy ?
  7. Kriteria Kualitas Benur
  8. Mengenal Kondisi Udang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar