Mesin Pencari

Promo Prooposal Serba 1 Juta

Minggu, 20 Maret 2011

Penyakit Udang dan Fenomena Keberhasilan Budidaya

Sebagai mahluk hidup, udang dalam melangsungkan proses kehidupannya tidak bisa terlepas dari ancaman penyakit mulai dari stadium ringan sampai stadium parah. Serangan penyakit terhadap udang merupakan masalah yang sangat serius bagi usaha budidaya udang hingga saat ini, karena dapat menimbulkan kerugian finansial yang cukup besar pula.

Berdasarkan kondisi ini, maka sampai sekarang banyak kajian dan penelitian khusus terkait penyakit udang yang diharapkan dapat diterapkan sebagai perlakuan teknis budidaya untuk mengatasi masalah penyakit tersebut. Perlakuan teknis yang sudah ada sekarang pun sangat bervariasi dari yang bersifat pencegahan sampai ke arah pengobatan dengan tujuan sama yaitu meminimalkan kerugian finansial akibat masalah penyakit.

Sebelum membahas lebih lanjut, ada dua pertanyaan mendasar terkait dengan fenomena yang diperoleh dari kenyataan yang ada di lapangan, yaitu:
  1. Mengapa pada saat banyak terjadi serangan penyakit (musim penyakit udang) ada beberapa area/petakan tambak yang bisa selamat sampai panen normal?
  2. Mengapa pada saat musim bagus bagi budidaya udang, ada beberapa area/petakan tambak yang terkena serangan penyakit?
Berdasarkan kedua pertanyaan tersebut diatas, ada dua kata kunci yang sangat penting yaitu (i) musim penyakit dan (ii) kondisi udang.

Terkait dengan penyakit, di dalam usaha budidaya udang dikenal istilah musim penyakit dan musim bagus. Secara sederhana, musim penyakit dapat diartikan sebagai terjadinya wabah penyakit dengan intensitas yang tinggi dalam cakupan wilayah yang sangat luas pada suatu periode tertentu. Pada musim susah tersebut terdapat anggapan yang sudah lazim bagi para teknisi budidaya udang bahwa sebagus apapun perlakuan teknis budidaya yang diterapkan, proses budidaya udang yang sedang dijalankan pasti terkena masalah (sebuah anggapan yang semestinya tidak membuat kita terlalu pesimis).

Sedangkan musim bagus dapat diartikan sebagai suatu periode budidaya udang dengan intensitas serangan penyakit yang relative sangat rendah. Pada musim bagus inipun terdapat anggapan yang sudah lazim pula di kalangan teknisi budidaya bahwa pada musim ini tambak udang jika dibiarkan saja pasti akan berhasil (sebuah anggapan yang terlalu optimistis yang bisa menimbulkan masalah).

Selain musim penyakit, kata kunci lainnya adalah kondisi udang. Di dalam proses budidaya, udang merupakan subyek utama, sehingga kondisi udang merupakan salah satu faktor yang sangat penting yang perlu mendapat perhatian khusus. Seperti pernah diuraikan dalam pembahasan sebelumnya, dalam kondisi bagus, udang ternyata mampu bertahan dalam kondisi lingkungan yang sangat ekstrim dalam jangka waktu tertentu, sebaliknya dalam kondisi yang tidak bagus, udang sangat rentan terhadap serangan penyakit maupun permasalahan lainnya. Hal ini dapat dianalogikan dengan daya tahan kondisi manusia terhadap lingkungannya. Kita sebagai manusia jika dalam kondisi yang bagus relatif memiliki daya tahan tubuh yang kuat terhadap serangan penyakit dari lingkungan sekitar kita, sebaliknya jika kondisi tubuh kita sedang tidak fit, maka akan mudah sekali terkena penyakit.

Berdasarkan pertanyaan dan uraian seperti tersebut di atas, maka ada satu pertanyaan mendasar yaitu; apakah penyakit udang merupakan salah satu unsur penyusun ekosistem perairan tambak? Jika penyakit udang memang salah satu unsur ekosistem perairan tambak tersebut, maka kondisi udang merupakan suatu faktor yang sangat menentukan keberhasilan usaha budidaya udang. Tentu saja, dugaan ini perlu dibuktikan melalui penelitian ilmiah.

Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini Subscribe in a reader

Artikel Terkait :
  1. Fenomena Udang Dalam Lumpur
  2. Ekor Gripis Pada Udang
  3. Udang Berlumut
  4. Konsep Size dan Kualitas Udang Dalam Menentukan Harga
  5. Kita Mengikuti Udang Bukan Udang Menuruti Kita !
  6. Sayangilah Udang Anda
  7. Mengapa Udang Convoy ?
  8. Kriteria Kualitas Benur
  9. Mengenal Kondisi Udang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar